Cara Memilih Jajanan Anak Yang Sehat dan Murah

B4school - Jajan anak, anak jajan. Apapun posisinya, sama, hobi anak siapapun, hehehe.. Setiap orang tua pasti was was jika anaknya makan jajanan sembarangan. Terlebih, saat sang anak tidak dalam pengawasan orang tua, seperti di sekolah atau saat bermain. Tentu saja kekhawatiran para orang tua bukan tanpa sebab, mulai dari bagaimana Jajanan anak itu diolah, higienitas pajangan dan alat produksi, sampai kejujuran sang penjual. Ok, fine, kekhawatiran itu merupakan perasaan yang wajar. Tapi, tidak perlu sampai mencurigai sedetail itu.

Setiap makanan, jika dibuat dengan bahan-bahan yang tepat, layak pakai (belum kadaluwarsa), dan menggunakan perkakas yang higienis, bisa dibilang 90% aman dikonsumsi. 10% eror bisa terjadi karena faktor suhu cuaca, alam, dll. Jadi, jangan khawatir jika anak anda jajan cilok, batagor, siomay, baso tahu, cilor, dll. Karena makanan yang berada di dalam kemasan pun belum tentu steril meskipun dibungkus dengan alumunium foil dan plastik. Bahkan, sebagian besar makanan berkemasan justru mengandung bahan pengawet.

Untuk menjawab kekhawatiran para orang tua akan jajanan yang layak dikonsumsi oleh anaknya, berikut adalah tips cara memilih jajanan anak berkemasan :

1. Depkes
Kode depkes menandakan telah mengantongi izin kualitas produk layak dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

2. BPOM
Sama seperti halnya dengan kode Depkes RI, sebuah produk yang beredar harus terdaftar di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Republik Indonesia.

3. MUI
Label MUI menandakan produk makanan minuman yang beredar telah berlisensi halal.

4. Exired Date (best before)
Tanggal kadaluwarsa yang jelas dan diletakkan di bagian bungkus kemasan yang mudah terbaca.

5. Nama Perusahaan Pembuat
Ini tidak kalah penting, harus ada nama dan alamat perusahaan pemroduksi produk makanan atau minuman yang beredar.

6. Website dan Media Sosial Produk
Website dan media sosial produsen juga sangat penting untuk menyampaikan komplain jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

7. Bungkus yang bersih, rapi, dan tidak terkena sinar matahari langsung
Sinar matahari langsung dapat menimbulkan perubahan kualitas produk didalam kemasan.

8. Komposisi (ingredients)
Bahan baku produksi juga penting untuk dibaca. Pastikan tidak terdapat bahan baku yang bisa mengakibatkan alergi jika terdapat alergi pada anak anda.

9. Kode produksi
Kode produksi menandakan jam, tanggal dan unit bagian mana yang memproduksi produk yang beredar di pasaran.

Maka kesimpulannya adalah selalu memperhatikan kemasan dan isi dari produk makanan/minuman yang dibeli. Jangan berikan kepada anak jika bentuk, suhu, rasa, dan warna dari isi produk berubah drastis atau tidak sesuai dengan wujud fisik yang seperti biasanya. Terakhir, segera habiskan isi produk makanan atau minuman setelah kemasan dibuka. (ARP).

0 Response to "Cara Memilih Jajanan Anak Yang Sehat dan Murah"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel