Kesalahan Saat Muda Yang Sering Dilakukan

B4school - Pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna. Ungkapan tersebut benar. Tetapi, bukan berarti boleh dan bebas melakukan kesalahan. Terlebih Kesalahan saat muda. Setiap apa yang diperbuat dan diucapkan mengandung konsekuensi dan harus dipertanggung-jawabkan. Jangan terlena dengan zona nyaman yang saat ini sedang dirasakan.

Lazimnya, usia muda memang masih mudah terbawa arus, terombang-ambing, ikut kesana, ikut kesini, bisa dibilang tidak memiliki pendirian. Hal tersebut adalah awal mula petaka di hari esok jika hari ini terlena dengan kerelaan untuk menghabiskan masa muda dengan hura-hura.

Kesalahan berikut sering terjadi pada kawula muda. Tetapi, setelah anda mengetahui hal berikut adalah sebuah kesalahan, semoga bisa menjadi rem untuk tidak terjerumus ke dalam kesusahan di kemudian hari.

Berikut adalah kesalahan di usia muda yang sering terjadi :

1. Malas
Sifat malas sangat berbahaya. Malas dari kemauan untuk belajar, malas dari keinginan untuk memperbaiki diri, malas dari keinginan untuk sukses, dll. Malas menandakan orang tersebut tidak memiliki masa depan? Bisa jadi, benar. Bagaimana mau memiliki wawasan jika keinginan untuk belajar saja tidak punya (malas).

2. Kuper (Kurang Pergaulan)
Bergaul itu sangat perlu. Dengan bergaul, maka interaksi sosial bisa menambah teman, sahabat, relasi, dll. Tetapi, bergaulah dengan orang-orang baik, seperti aktifis mahasiswa yang memiliki idealisme, komunitas dakwah, komunitas olahraga, komunitas belajar, komunitas membaca, dll. Batasi pergaulan sebatas berinteraksi, bukan mengikuti. Artinya, jangan ikuti hal-hal negatif, kontra produktif, dan tidak bermanfaat. Selain itu, jika masa muda anda kuper, anda tidak akan memiliki teman atau sahabat.

3. Boros
Anak-anak muda yang baru mengenal kehidupan tentu memiliki hasrat untuk bisa memiliki atau menggunakan produk produk yang sedang ngetrend. Meskipun masih mengandalkan pemberian orang tua, tapi urusan gengsi, paling terdepan. Produk-produk ternama dengan harga cukup tinggi dipaksakan dibeli meskipun barang tersebut tidak penting-penting amat. Gaya hidup boros seperti ini harus dihindari atau setidaknya dikurangi.

4. Gegabah
Bahasa mudahnya adalah gegabah. Sementara definisinya adalah serampangan dalam mengambil keputusan tanpa memikirkan akibat yang akan timbul di kemudian hari. Maka tidak heran jika banyak, atau setidaknya selalu terjadi setiap tahun, anak-anak muda yang drop out dari sekolah karena urusan indisipliner, seperti bolos, tawuran, sampai hamil sebelum waktunya (diluar nikah).

5. Masa Bodoh
Sikap masa bodoh jelas sebuah kesalahan. Jika terus dibiarkan, dikhawatirkan akan hilang rasa empati dan kepedulian dalam diri terhadap sesama. Sikap masa bodoh seperti keengganan belajar bersungguh-sungguh akan merugikan diri sendiri. Selain itu, potensi dari anak-anak muda generasi penerus bangsa semakin sulit dicari yang berkualitas unggul jika dari muda sudah tidak bisa diatur.

6. Tidak mau mengembangkan ilmu
Belajar secara formal memang sudah cukup. Tetapi untuk menghadapi persaingan di kehidupan nyata relatif tidak cukup dengan belajar teoritis saja. Anak-anak muda harus mengembangkan ilmu dengan mempertajam skill (keahlian) agar semakin terampil dalam hal mempraktikan ilmu (tidak hanya teori saja).

Peran serta orang tua, keluarga, tetangga, masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan untuk mengawasi dan membimbing generasi muda utnuk tetap berada didalam tracknya.

6 kesalahan yang lazim kita temukan diatas seharusnya tidak terjadi kembali di kehidupan generasi-generasi muda Indonesia selanjutnya jika semua komponen bergerak untuk mengatasi problem yang juga sering muncul di kemudian hari akibat membiarkan kesalahan-kesalahan diatas.

Sesibuk-sibuknya orang tua, diharapkan bisa mengarahkan putera-puterinya agar terhindar dari kesalahan-kesalahan di masa muda. (ARP).

0 Response to "Kesalahan Saat Muda Yang Sering Dilakukan"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.