Pentingnya Asupan Gizi Untuk Ibu Hamil dan Pantangan-nya

B4school - Sesuatu yang wajar jika ibu hamil selalu mengalami kenaikan berat badan secara rutin. Namun, perlu diperhatikan juga berapa jumlah kenaikan berat badan si ibu selama mengandung sang calon buah hati. Seperti kita tahu, kenaikan berat badan terlalu sedikit atau berlebihan tidak baik untuk ibu hamil. Oleh sebab itu memperhatikan Asupan gizi untuk ibu hamil.

Bagi ibu hamil dengan berat badan normal, dianjurkan mendapat kenaikan berat badan berkisar antara 11,5 - 16 kg. Sedangkan ibu hamil dengan berat badan kurang, dianjurkan mendapat kenaikan berat badan mulai dari 12,5 sampai 18 kg.

Untuk menjaga kenaikan berat badan tetap ideal, disarankan ibu hamil banyak mengkonsumsi makanan tinggi zat besi, susu, kacang merah, yoghurt, gandum, dan makanan dengan kandungan lemak sehat. Perbanyak konsumsi air putih minimal 1,5 liter per hari. Selanjutnya, kurangi makanan yang banyak mengandung lemak tinggi dan mengandung protein.

Sarapan dengan kandungan nutrisi yang baik adalah kesempatan bagus untuk memulai hari yang cerah untuk ibu hamil dan si calon bayi. Kenapa? Ibu hamil pasti tahu, masa kehamilan bisa jadi masa yang berat untuk sebagian perempuan, bahkan dimulai dari bangun tidur.

Kita bisa memulai hari dengan banyak mengkonsumsi makanan bervitamin dan mineral untuk ibu hamil. Wanita hamil harus menerapkan diet sehat dengan merencanakan pola makan yang seimbang sepanjang kehamilan. Sarapan adalah waktu makan yang sangat penting karena dapat mengontrol pola makan sepanjang hari.

Saat tidak hamil, godaan untuk memakan makanan tidak sehat saja bisa begitu besar, apalagi ketika sedang hamil. Hasrat makan junk food mungkin bisa lebih besar dari biasanya, ditambah terkait mitos bawaan ngidam.

Eits, hati-hati para ibu hamil, sudah ada penelitian bahwa ibu yang makan junk food saat hamil lebih mungkin memiliki anak dengan masalah kesehatan mental. Dikutip dari para peneliti Deakin University di Australia, bersama para peneliti dari Norwegia, menganalisis lebih dari 23 ribu ibu yang merupakan bagian dari penelitian Ibu dan Anak Norwegia.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Akademi Anak dan Remaja Psikiatri Amerika ini, mengumpulkan informasi mengenai diet para ibu selama kehamilan. Kemudian, dicatat juga pola diet anak-anak mereka pada usia 18 bulan dan 3 tahun.

Para ibu juga diminta untuk mengisi kuesioner ketika anak-anak mereka berusia 18 bulan, 3 tahun dan 5 tahun untuk mengetahui apakah ada beberapa gejala seperti, depresi, kecemasan, gangguan perilaku dan ADHD (attention-deficit hyperactivity disorder). Para peneliti kemudian menganalisis hubungan antara diet ibu dan anak-anak, dengan gejala dan perilaku kesehatan mental pada anak-anak berusia 18 bulan hingga 5 tahun.

Hasilnya mengungkapkan, ibu yang makan lebih banyak makanan tidak sehat selama hamil, seperti minum minuman manis, sereal olahan dan makanan asin, memiliki anak dengan masalah perilaku yang meningkat, seperti agresi dan tantrum. Selain itu, anak-anak yang makan lebih banyak makanan tidak sehat di tahun-tahun pertama kehidupannya cenderung konsumsi makanan kurang bernutrisi seperti sayur. Anak-anak ini menunjukkan peningkatan agresi dan masalah perilaku, serta gejala depresi dan kecemasan.

0 Response to "Pentingnya Asupan Gizi Untuk Ibu Hamil dan Pantangan-nya"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.