Ingin buka Bisnis Roti? Begini Hitungan Labanya

B4school - Bisnis roti bakar adalah usaha makanan ringan yang bisa dijual menggunakan gerobak. Secara umum, toko yang menggunkan grobak ini buka mulai jam 1 malam hingga tengah malam. Bisnis roti bakar cukup mudah dan murah dan sangat menjanjikan, keuntungannya lumayan besar. Dikatakan menjanjikan karena bisnis roti memiliki pasar yang cerah, disukai banyak orang.


Tujuan pasar untuk bisnis roti bakar cukup jelas dan luas, yaitu setiap orang, dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Selain itu, mereka datang dari semua lapisan masyarakat, dari bawah ke atas. Namun, mengingat harga yang mungkin tidak murah, target pasar yang paling potensial adalah kelas menengah ke atas.

Di samping menjalankan bisnis ini, perhatikan beberapa catatan penting yang dilaporkan dari buku Becoming a Million from the Cart Business oleh Putri Sawwal dan Agus Nur Cahyo:


  1. Cari tenaga kerja yang terampil, sabar dan pekerja keras.
  2.  Pilih lokasi yang strategis untuk camilan kuliner, seperti di depan mal, supermarket, toko, toko dan tempat ramai lainnya.
  3. Buat inovasi untuk produk Anda. Inovasi ini sangat penting untuk meningkatkan penjualan roti bakar. Inovasi yang dapat dilakukan adalah menciptakan citarasa baru, memberikan harga lebih murah, memberikan diskon dan lain-lain.


Selanjutnya untuk mensimulasikan modal bisnis dan keuntungan untuk bersulang bisnis menggunakan keranjang belanja ini sebagai berikut:

Modal awal


- Gerobak dan ruang penyimpanan Rp2.500.000,00

- Tempat membakar roti (penggorengan) sebesar Rp 300.000,00

- Kompos gas Rp. 250.000,00

- Botol gas 3 kg Rp 125.000,00

- Tutup 3 × 4 meter Rp150.000,00

- 4 buah toples / toples seharga Rp40.000

- Garpu roti adalah Rp. 15.000,00

- Pisau roti Rp. 8000

- Berjemur 4 biji besar Rp 16.000,00

- 4 biji kecil sunbed IDR 20,000.00

- Keju gratin 2 buah Rp9.000,00

- Tempat garpu dan pisau Rp. 45.000,00

- Stiker dan daftar harga rusak seharga Rp. 30,000.00

Jumlah totalnya adalah Rp3508.000,00

Biaya operasi bulanan


-Belanja bahan dasar dan tambahan Rp.200.000,00 Rp100.000,00 / hari × 26 hari

- Gas LPG 3 kg Rp20.000 × 6 per Bulan IDR 120.000,00

Jumlah totalnya adalah Rp. 2,720,000.00

3. Penghasilan bulanan

= 15 lembar / hari @ Rp 10.000,00 × 26 hari

= R.300.000,00,00

Laba per bulan


= Penghasilan - biaya operasi bulanan

= Rp. 3,900,000 - Rp. 2,720,000.00

= Rp1.180.000,00

Dengan asumsi ini, pengembalian modal investasi awal dalam 3 bulan. Asumsi ini menggunakan harga roti rata-rata terendah, yaitu Rp11.000. Sementara harga roti bakar yang dijual mungkin bervariasi. Selain itu, asumsi ini juga tidak melibatkan karyawan. Jika menggunakan layanan perekrutan, operasi bulanan ditambahkan ke upah karyawan sesuai dengan kebijakan Anda. (Okezone)

0 Response to "Ingin buka Bisnis Roti? Begini Hitungan Labanya"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel